• Beasiswa
  • PPI Malaysia 18/19
  • Pengurus PPIM 18/19

Headline

Pendidikan

Info Beasiswa

Temukan berita seputar informasi beasiswa di Malaysia serta persyaratan yang dibutuhkan disini

Daftar Kampus

Temukan Daftar Universitas Negeri dan Swasta Malaysia disini

Atdikbud

Portal Atase Pendidikan dan Kebudayaan kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur

Berita Acara

Akhir agenda dari Simposium Internasional PPI Dunia XI

Rentetan acara yang berlangsung selama empat hari bertempat di Universiti Teknologi Malaysia, Johor Bahru, Malaysia, berlangsung sukses dan telah resmi selesai. Sebelum acara Farewell Session dimulai, para delegasi diminta untuk registrasi kembali. Selanjutnya, sambutan oleh Ketua Pelaksana Simposium Internasional PPI Dunia XI, Roy Suwanto, yang mengucapkan banyak terima kasih kepada para peserta delegasi yang telah datang dari berbagai macam daerah bahkan negara. Ia juga mengatakan bahwa hal ini merupakan suatu kebanggaan bagi semua panitia serta delegasi yang telah berpartisipasi karena dapat bersama-sama berkolaborasi, guna menyukseskan acara tahunan ini. Pemutaran video kilas balik simposium internasional yang ke-11 juga dilakukan guna mengingatkan kembali para delegasi yang hadir bahwa mereka telah melalui beberapa kegiatan yang edukatif dan menyenangkan. Selain itu, beberapa delegasi memberikan kesan dan pesan atas rangkaian kegiatan Simposium dari hari pertama hingga hari keli

Berita Acara 16 Juli 2019
Menjelajahi Melaka pada hari ke-4 Simposium Internasional PPI Dunia XI

  Johor Bahru (13/07) – Berbeda dengan hari-hari sebelumnya setelah menjalani tiga dari lima hari kegiatan Simposium Internasional PPI Dunia XI, kali ini para delegasi, peserta dan panitia berkesempatan untuk merasakan keindahan salah satu kota di Malaysia, yaitu Melaka. Perjalanan yang ditempuh hampir 2 jam dari Johor Bahru ke Melaka dilalui oleh para delegasi dengan suka cita. Delegasi mengunjungi beberapa tempat wisata ikonik yang terkenal disana seperti, melaka Clock Tower, Bukir St. Paul, dan Jonker Street. Tidak hanya itu, para delegasi, peserta beserta panitia juga turut mengunjungi Museum Maritim Flora de la Mar dan the Strait Mosque di Melaka. Para delegasi dan peserta sangat terlihat antusias dan gembira mengunjungi setiap tempat bersejarah negara Malaysia dibawah terik matahari yang cukup menyengat diselingi dengan swafoto bersama dengan rekan-rekan sejawat.Para delegasi juga mencicipi kudapan khas Malaysia yaitu cendol durian yang tentunya sangat pas untuk dini

Berita Acara 13 Juli 2019
Cultural Night mengisi Simposium Internasional PPI Dunia hari ke-3

  Johor Bahru (12/07) – Hari ke-3 pelaksanaan Simposium Internasional kali ini berlangsung di Dewan Kuliah N24 UTM. Acara diisi dengan salah satu agenda yaitu presentasi Indonesia Policy Outlook oleh Bapak Satya Widya Yudha selaku Wakil Ketua Komisi I DPR RI. Komisi ini bertugas untuk mengawasi permasalahan di sektor pertahanan, luar negeri, komunikasi dan informatika serta intelijen. Dalam pembahasan ini, beliau juga menuturkan prospek kebijakan indonesia di tahun-tahun yang akan datang, seperti sektor ekonomi, politik, ketahanan pangan dan sekaligus militer. Selanjutnya acara dilanjutkan dengan Sidang Komisi PPI Dunia yang dibagi menjadi lima kategori. Kategori yang pertama adalah sidang komisi Pendidikan, Kesehatan, Energi, dan Sosial Budaya. Sidang Komisi diikuti oleh seluruh peserta delegasi dan membahas peran tiap-tiap komisi. Hasil pembahasan sidang komisi tersebut akan teruskan pada pihak-pihak terkait, seperti pemerintah dan Lembaga atau instansi yang terkait. Ti

Berita Acara 13 Juli 2019
Fadlan Muzakki terpilih menjadi Koordinator PPI Dunia periode 2019/2020

Johor Bahru (11/07) – Fadlan Muzakki dari PPI Tiongkok telah terpilih menjadi Koordinator PPI Dunia 2019/2020 dalam Simposim Internasional PPI Dunia yang berlangsung di Johor Bahru, Malaysia, Kamis lalu (11/07). Proses Pemilihan Koordinator PPI Dunia yang berlangsung disela-sela Simposium Internasional ini memiliki tiga kandidat, yaitu Fadlan Muzakki dari PPI Tiongkok, Tubagus Aryandi Gunawan dari PPI Irlandia danAhmad Ghiyats Fawwaz dari PPI Jordania. Dari Hasil penghitungan suara, Fadlan Muzakki dinyatakan sebagai koordinator terpilih PPI Dunia 2019/2020 menggantikan Koordinator sebelumnya yaitu Fadjar Mulya dari PERMITHA. Fadlan unggul dengan menerima 24 suara, mengalahkan Tubagus Aryandi Gunawan Arya yang memperoleh 22 suara serta Ahmad Ghiyats Fawwaz dengan enam suara. Fadlan, yang merupakan panggilan akrab dari Fadlan Muzzaki adalah mahasiswa penerima beasiswa yang sedang melanjutkan studi S2 di Universitas Renmin China untuk Kajian China Kontemporer pada School of Silkro

Berita Acara 13 Juli 2019

Video PPI

Wawancara

Kajian Isu Strategi

Perkembangan yang utuh bagi indonesia

Mufti Perdana Avicena - 19 Juni 2019

Perkembangan yang utuh bagi Indonesia: sebuah opini   Jika diteliti, majunya ilmu pengetahuan berdampak pada cara pandang kita melihat masa depan, semakin hari semakin jernih. Melalui matematika dan fisika, alam bukan lagi sebuah misteri. Gempa bumi dapat diketahui berjam-jam, bahkan berhari-hari lebih dulu, hasil pemilihan umum dapat ditentukan sebelum dihitung dengan diskrepansi yang hanya sepersekian persen. Manusia tak lagi tunduk pada masa depan dan sepertinya tren ini akan terus mengalami peningkatan seiring waktu. Kita terobsesi dengan masa depan yang tampak begitu jelas melalui model-model canggih matematis ilmu statistika yang dapat dikatakan sebagai jin jaman baru dan dukunnya adalah ahli statistik. Seringkali kesadaran kita dimonopoli oleh teknologi canggih sehingga kita tidak menimbang secara proporsional aspek-aspek pendukung. Tanpa memiliki pertimbangan yang utuh, perkembangan sains dan teknologi di Indonesia terancam buta arah. Teknologi berkembang karena kebut

Memaknai Demokrasi

Penkastrat - 19 Juni 2019

                Demokrasi adalah sebuah kata yang sudah sangat familiar ditelinga masyarakat dunia, khususnya Indonesia. Hal ini tentu sudah jelas dikarenakan demokrasi itu sendiri telah tercantum dalam Undang-Undang kita yakni Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 yang menyatakan bahwa Indonesia adalah negara yang menganut paham demokrasi, terlebih lagi dalam pasal 1 ayat (2) Undang-Undang Dasar 1945 juga menjelaskan bahwa, “Kedaulatan ada di tangan rakyat dan dilasanakan menurut Undang-Undang Dasar”, dan selanjutnya pada pasal 33 ayat (3) yang menyatakan bahwa, “Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat”. Pasal-pasal yang telah dirumuskan oleh Bapak-Bapak bangsa kita tersebut tidak lain dan tidak bukan merupakan hasil buah pemikiran dari esensi pengertian demokrasi tersebut. Nah, lanta